7 Cara Efektif Menawar Mobil Bekas: Talkscoid

Cara Menawar Mobil Bekas – Apakah Anda ingin membeli mobil bekas tetapi tawarannya terlalu tinggi? Anda perlu mengetahui cara cerdas menawar mobil bekas agar mendapatkan harga yang pas.

Mobil adalah aset yang kehilangan nilainya. Artinya nilainya akan menurun dari tahun ke tahun, seperti halnya sebuah rumah. Oleh karena itu, harga barang bekas bisa lebih murah. Namun, tanpa keterampilan negosiasi yang baik untuk menjual mobil, kemungkinan besar Anda akan rugi karena harus membayar harga yang lebih tinggi.

Cara menawar harga mobil bekas

Khusus untuk yang ingin membeli mobil bekas, yuk praktekkan beberapa tips menawar mobil bekas berikut ini agar untung!

1. Lakukan test drive terlebih dahulu dan komplain ke penjual

Kondisi mobil merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan harga sebuah mobil. Jadi semakin kita tahu kekurangan mobil bekas yang ingin kita beli, semakin besar kemungkinan kita mendapatkan diskon.

Dengan tips beli lelang mobil bekas ini, biarkan diri Anda merasakan sensasi berkendara secara maksimal. Misalnya setir sedikit bergetar di jalan, lepas setir dan otomatis mobil akan menggelinding ke kanan atau ke kiri.

Jika demikian, kemungkinan besar Anda perlu menyeimbangkan kembali lintasan dan ban, karena kecepatan mobil tidak lagi seimbang.

Paket penyeimbangan lintasan mobil membuat perbedaan. Namun biasanya berkisar antara Rp 1,70 hingga Rp 450.000.

Jangan pilih-pilih, tapi tetap waspada, karena sekeren apa pun mobil bekas, itu bukan mobil baru. Kemungkinan mobil benar-benar waktu ngemil.

Tidak dapat dipungkiri bahwa trik ini juga sulit untuk dilakukan. Apalagi bagi orang yang sudah terlanjur naksir mobil bekas, seperti halnya bertemu dengan gebetan, mereka akan mendapatkan apa yang diinginkannya kembali.

2. Survei harga pasar

Ketika Anda membeli mobil bekas, Anda melalui proses negosiasi. Agar angka yang Anda sajikan tidak merugikan, ingatlah untuk meriset harga pasar terlebih dahulu.

Berbeda dengan mobil baru, mobil bekas tidak memiliki harga tetap. Jadi, lakukan riset dan riset secara menyeluruh untuk menemukan harga yang pas dengan kondisi mobil bekas yang ingin Anda beli.

Misalnya, jika mobil bekas memiliki jarak tempuh yang tinggi, harga yang tercantum jelas harus lebih rendah.

3. Jangan Ragu Menawar Kejam pada Mobil Bekas

Setelah menguji mobil tersebut, pastikan untuk bertanya kepada penjualnya, “Bos, bisakah saya mendapat lebih sedikit?” Jangan terganggu oleh penjual “sampai Anda sadis” atau “bernegosiasi sedikit.”

Penjual, tentu saja, berharap untung besar. Nah, seperti yang sudah disebutkan di poin pertama, Anda akan menemukan semakin banyak kekurangan pada mobil tersebut.

Lalu, semakin besar kemungkinan Anda untuk meminta diskon saat membeli mobil bekas.

Jika ada goresan akan dipotong Rp200.000. Harus track, jadi bisa dikurangi Rp 300.000. Kalau perlu ganti oli, dikurangi Rp 450.000. Jika ban gundul akan dikurangi Rp300. Diskon lagi, kan?

4. Jangan terlihat terlalu tertarik

“Wah keren nih. Mulus banget, boleh coba gan?”

Jika Anda bereaksi seperti ini, penjual tahu bahwa Anda tertarik dengan mobil tersebut. Anda bahkan bisa mempertahankan harga mahal karena Anda sudah terlanjur naksir. Selama negosiasi, diskon yang diberikan penjual tidak akan terlalu besar. Ia hanya bisa menjatuhkan ratusan ribu atau Rp 1 juta.

Meskipun Anda menawar sedikit, penjual akan tetap berpegang pada harga tersebut. Jadi cara menegosiasikan mobil bekas yang tidak bisa diabaikan adalah dengan tidak terlalu menunjukkan ketertarikan.

5. Verifikasi integritas pajak

Banyak dealer mobil mencoba untuk tidak mengungkapkan status pajak mobil bekas yang mereka jual. Kemungkinan status pajak sudah mati.

Tidak aman bagi mobil untuk mengemudi di jalan raya yang pajaknya telah dihapuskan. Petugas dapat memberi Anda tiket kapan saja dan Anda akan didenda.

Oleh karena itu, saat menawar mobil bekas, hal pertama yang harus diperiksa adalah integritas pajak. Beli sebanyak mungkin mobil bekas dengan status pajak yang valid.

6. Undang penjual untuk memeriksa mobil bekas sebelum menawar

Apakah Anda yakin mobil bekas aman? Apakah Anda pernah kebanjiran atau mengalami kecelakaan? Saat melamar lelang mobil bekas, jangan mengabaikan inspeksi mobil. Jika penjual mengatakan mereka menambahkan trim “garansi perawatan”, bawa saja ke stasiun inspeksi mobil. Saat ini sudah banyak portal jual beli mobil yang menyediakan jasa pemeriksaan mobil.

Jika penjual menolak, hanya ada dua kemungkinan tanda. Ada masalah dengan mobilnya atau mereka tidak mau menyediakan layanan ini untuk Anda.

7. Jika tidak, jangan memaksa

Membeli mobil bekas atau baru sama halnya dengan mencari jodoh atau pacar. Mengapa? Pasalnya, mobil merupakan aset yang bisa diproduksi atau menghasilkan uang.

Ketika Anda sudah menegosiasikan mobil bekas target dengan cara-cara di atas, namun penjual tetap bersikeras untuk tidak menurunkan harga jualnya, bisa saja terjadi ketidaksesuaian.

Norma pembelian aset ini tentu saja mahar, yaitu uang. Jika anggaran Anda tidak cukup untuk mahar mobil ini, tidak perlu memaksakannya.

Meski dengan kredit mobil bekas, setiap kredit kendaraan bermotor tetap akan macet. Tentu saja, semua utang memiliki biaya bunga, bukan?

Penjual cenderung berkata, “Wah, sudah ada antrean untuk harga ini, tapi saya belum menyerah.”

Jika Anda menerima tanggapan seperti itu, jangan terburu-buru dan panik. Ingatlah bahwa mobil adalah aset yang terdepresiasi.

Katakan saja padanya, “Oke, saya akan cocokkan harga itu, mungkin bos akan berubah pikiran.”

Selengkapnya

Leave a Comment