Mengenal Risa Santoso, Rektor Termuda di Indonesia Saat Ini - TULARIN --> >

13 Desember 2019

Mengenal Risa Santoso, Rektor Termuda di Indonesia Saat Ini

Mengenal Risa Santoso, Rektor Termuda di Indonesia Saat Ini


Kalau sebelumnya publik heboh tentang keberadaan dua anggota kabinet termuda di pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin untuk periode 2019-2024, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang berusia 35 tahun dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo yang berusia 32 tahun, kini muncul lagi kehebohan baru yaitu di dunia pendidikan.
Kehebohan sekaligus rekor terbaru yang dimaksud adalah terpilihnya seorang perempuan cantik berusia 27 tahun menjadi rektor termuda di Indonesia saat ini. 
Perempuan kelahiran Surabaya, 27 Oktober 1992 yang mengaku masih lajang itu bernama Risa Santoso. Dia dilantik pada Sabtu, 2 November 2019 sebagai Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang (ITB Asia Malang).
Dalam menjalankan tugas-tugasnyanya, lulusan S-1 jurusan ekonomi di University of California, Berkeley dan S-2 jurusan pendidikan di Harvard University, Massachusetts tersebut akan dibantu oleh empat wakil rektor (warek), yang terdiri dari Warek I Dr. Fathorrahman, SE, MM, Warek II Dr. Tin Agustina Karnawati, SE, MM, Warek III Muhammad Rofiq, ST, MT dan Warek IV Ir. Teguh Widodo, MM.
ITB Asia Malang sendiri merupakan hasil merger atau penggabungan dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) ASIA Malang dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) ASIA Malang, yang berada di bawah naungan Yayasan Wahana Edukasi Cendekia. 
Dasar hukum merger-nya adalah SK Menristekdikti No.744/KPT/I/2019 pada 23 Agustus 2019. Tepatnya, saat STMIK dan STIE digabung, Risa yang ditunjuk menjadi rektor pertama.
Saat ini ITB Asia Malang punya dua kampus dengan alamat berbeda. Yang satu berada di Jalan Soekarno-Hatta, Rembuksari 1A, sementara yang kedua berlokasi di Jalan Borobudur Nomor 21. Keduanya sama-sama di Kota Malang, Jawa Timur. 
Dengan terpilihnya Risa sebagai rektor termuda berarti rekor yang sempat dipecahkan oleh Anies Baswedan yang sekarang jadi Gubernur DKI Jakarta (terpilih di usia 38 tahun menjadi Rektor Universitas Paramadina pada 15 Mei 2007) dan Riki Saputra (terpilih di usia 36 tahun sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat pada 26 Januari 2019) terungguli.
Fakta lainnya yakni, terhitung hingga jadi rektor, Risa baru dua tahun berkarya (sejak 2017). Apakah dia terpilih hanya karena berparas cantik dan lulusan kampus ternama luar negeri?
Tentu bukan itu saja alasannya. Meskipun belum menginjak usia "kepala tiga", Risa sudah menorehkan beragam pengalaman dan prestasi membanggakan, yang kiranya cukup jadi modal baginya untuk menjalankan tugas kepemimpinan di ITB Asia Malang.
Untuk menambah bekal kemampuannya, Risa pernah magang di kampusnya selama tiga bulan, menjadi tutor ekonomi, matematika dan statistik di Diablo Valley College, inisiator dari ASIA Entrepreneurship Training Program (kerjasama antara Swiss dan Indonesia), dan inisiator dari ASIA Hackaton dan program magang di luar negeri.
Tidak hanya itu, Risa juga sempat menjadi tenaga ahli muda di Kantor Staf Presiden selama 1 tahun 7 bulan (Agustus 2015-Februari 2017) dan Direktur Pengembangan di Institut Asia Malang (sebelum terjadi merger) selama 2 tahun 10 bulan (Februari 2017 sampai terpilih jadi rektor).
Artinya, Risa telah berkontribusi lumayan di kampusnya, sehingga tantangan yang lebih besar pun ditaruh di pundaknya. Di bawah kepemimpinannya, pihak yayasan berkeinginan agar ITB Asia Malang fokus mengembangkan pendidikan ekonomi berbasis digital.
Apa makna yang bisa diambil dari penunjukan Risa sebagai rektor termuda? Maknanya adalah bahwa siapa pun bisa jadi pemimpin asal ada kemauan dan kemampuan. Apalagi kaum muda, tidak boleh ada perasaan enggan memimpin hanya karena kalah usia dibanding kaum tua atau yang lebih senior.
Selamat berkarya, Bu Rektor Risa Santoso! Semoga ITB Asia Malang menemukan kejayaannya di bawah kepemimpinan ibu. Dan semoga pula kaum muda terinspirasi.
***
Gambar: Rektor ITB Asia Malang, Risa Santoso | berbagai sumber

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved