Kemenkop Siapkan Enam Langkah Sukses untuk Usaha Kecil - TULARIN >

30 Oktober 2019

Kemenkop Siapkan Enam Langkah Sukses untuk Usaha Kecil

Kemenkop Siapkan Enam Langkah Sukses untuk Usaha Kecil


Tularin.com, Jakarta - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tampaknya akan melahirkan gebrakan. Kementerian Koperasi dan UKM sudah menyiapkan enam langkah untuk menangani sektor usaha tersebut, Senin (28/10/2019).

Sinyal tersebut menguat setelah pertemuan Ketua Pokja Koperasi dan UMKM Sudhamek Agung Waspodo dan Menkop UKM Teten Masduki, di kantor Kemenkop, Jakarta.

Sudhamek pun memastikan pihaknya sudah membicarakan langkah tersebut dengan Menteri Teten. "Dalam pertemuan itu, kami membahas tentang 6 key success factors pemberdayaan UMKM," Sudhamek menjelaskan.

Dari keenam langkah itu mencakup affirmative policies berbentuk Omnibus Law. Terkait ide ini, juga sudah mendapatkan lampu hijau Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya di periode kedua.

Selain itu juga, langkah sukses itu juga mencakup pembentukan project management office (PMO), lantaran ada kementerian dan lembaga yang ikut menangani UMKM.

PMO dinilai perlu karena dapat membantu menghilangkan ego sektoral, karena di sana akan lebih membangun sistem kolaboratif.

Sementara langkah ketiga adalah mencetak local champions, yang diyakini akan siap membangun komunitas di berbagai daerah.

Terkait Local Champions tersebut, menurut rilis lembaga terkait, dapat berupa informal leaders atau formal leaders, di antaranya adalah kepalal desa.

Saat ini, diyakini terdapat ribuan kepala desa yang sebenarnya memiliki keinginan kuat dapat memberdayakan masyarakat.

Selain itu, langkah keempat, disebutkan tentang kebutuhan pendampingan untuk mengembangkan UMKM.

Sedangkan kunci sukses kelima adalah terbangunnya knowledge hub yang bisa diberi nama semisal KUMK University dengan kurikulum, 20 persen berupa teori dan 80 persen praktik. Direncanakan, kurikulum itu akan dibuat dalam lima jenjang yang bisa diambil per modul.

Sedangkan langkah keenam adalah membangun kemitraan antara usaha besar dan usaha kecil dalam bentuk value chain-based partnership.

Menteri Teten sendiri juga menegaskan bahwa pihaknya akan menekankan pendekatan klaster. Dengan begitu, scale of economic pelaku KUMKM mudah tercapai.

Maka itu, startup pun akan menjadi perhatian serius kementerian di bawah kepemimpinan Teten Masduki ini. "Kami akan mendorong startup dalam engineering dengan teknologi tinggi," kata Teten.

"OJK juga akan dilibatkan agar ada sistem pembiayaan yang integral dengan pemberdayaan UMKM ini," ia menambahkan.

Di sisi lain, menurut Teten, ia sendiri akan mengambil langkah-langkah terobosan agar program tersebut dapat diwujudkan.*** (R1)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved