Menelusuri Bisnis Properti di Sayap Kampus UI - TULARIN >

05 Agustus 2019

Menelusuri Bisnis Properti di Sayap Kampus UI

Menelusuri Bisnis Properti di Sayap Kampus UI

Satu kata, "terbaik" kerap menjadi inspirasi bagi banyak orang. Tak terkecuali di ranah properti, Universitas Indonesia yang merupakan salah satu kampus terbaik di Tanah Air, mengilhami salah satu pengembang untuk mendirikan hunian yang berangkat dari inspirasi tersebut.

Berada di apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 (GTM Margonda 2), hampir bisa dipastikan akan melemparkan Anda pada keyakinan; betul juga, kata terbaik takkan sekadar menjadi kata-kata. Ya, ketika ia tak berhenti di sana, namun mengalir ke dalam konsep dan karya yang selaras dengannya.

GTM Margonda 2 adalah salah satu bukti dari keselarasan tersebut. Mereka tidak hanya menerapkan konsep hunian sebagaimana apartemen umumnya. Namun ada sentuhan yang khas, selaras dengan pasar yang mereka kejar, yakni kalangan terpelajar.

Tampaknya mereka sangat menyadari bahwa kalangan terpelajar memiliki taste tersendiri, tak terkecuali dalam memilih hunian. Maka itu, dari pintu masuk, lobby, sampai dengan atmosfer diciptakan lewat tata letak, dekorasi, dan pilihan warna tiap bagian bangunan memiliki banyak sentuhan seni dengan karakter yang kuat.

Artistik, homey, dan kental taste anak muda, akan sangat terasa dari bangunan yang berada persis di seberang Stasiun Universitas Indonesia tersebut.

Jika Anda ke lokasi dengan menggunakan Commuter Line dari arah Jakarta, maka apartemen tersebut persis bersitatap dengan titik di mana Anda menapak kali pertama setelah turun dari gerbong kereta. Sedangkan jika Anda berada di lantai atas apartemen ini, maka kehijauan yang menjadi pemandangan khas Universitas Indonesia dapat Anda nikmati.

Mesti diakui, posisi di mana apartemen tersebut berdiri memang sangat strategis. Maka itu, tidak berlebihan jika melihat brosur-brosur penawaran apartemen tersebut, akan ditemukan empat hal yang ditawarkan kepada calon pembeli; berlokasi tepat di gerbang Kota Depok, dekat dengan kampus universitas ternama, dekat dengan pusat perbelanjaan, dekat dengan sarana transportasi umum.

Saya pribadi, saat berada di sini sempat bermatematika sendiri, "Pastilah harga yang mesti dibayar untuk pembebasan tanah apartemen ini sangat tinggi, nih!"

Ya, gimana nggak, posisi apartemen ini persis di sisi jalan raya dan berhadapan langsung dengan Universitas Indonesia yang sepanjang masa memang menjadi kampus paling diburu di dunia pendidikan. Belum lagi dengan kemudahan akses ke mana-mana, menjadi kelebihan sendiri dan ini memang sering jadi acuan bagi siapa saja yang ingin mendapatkan hunian yang nyaman.

Kejelian memilih posisi dan lokasi ini sekilas sangat dapat dimaklumi. Pasalnya kehadiran apartemen ini tidak lepas dari nama besar pengembang sekelas PT Adhi Persada Properti (APP). Sementara APP sendiri adalah anak perusahaan Adhi Karya (Persero) Tbk, yang punya sejarah panjang di ranah properti di Tanah Air.

Belum lagi riwayat yang menunjukkan bahwa APP sendiri pun sebelumnya sudah menorehkan prestasi tersendiri di dunia pengembang. Pasalnya, mereka sudah menancapkan kukunya di berbagai kawasan di Indonesia.

Sebagai catatan, APP juga tercatat pernah jadi pengembang untuk berbagai apartemen dekat kampus. Bagi Anda di Jawa Barat, misalnya, apartemen Taman Melati Jatinangor menjadi salah satu bukti hasil kerja perusahaan tersebut.

Tak terkecuali di Yogyakarta, pun terdapat Taman Melati Yogyakarta Sinduadi, yang berada dekat dengan Universitas Gajah Mada.

Begitu juga di Surabaya, pun terdapat MERR yang berada di dekat Univesitas Airlangga (Unair).

Di sisi lain, GTM Margonda 2 sebagai apartemen teranyar mereka dirikan dan pasarkan kali ini adalah hasil pengembangan dari apartemen sebelumnya, GTM Margonda 1, yang juga berada di lokasi bersisian.

Sebelumnya, GTM Margonda 1 mencatat kesuksesan tersendiri. Terbukti, dua tower yang mereka bangun tersebut, seluruhnya terjual. Maka itu, optimisme ini juga yang membuat mereka berani mengembangkan apartemen dengan gaya tersendiri, dengan inovasi yang dipastikan lebih baik.
Salah satu spot di GTM 2
Nuansa dan sensasi eksklusif  sekaligus aman yang mereka tawarkan, di samping berbagai pilihan kamar pun tersedia, membuat GTM Margonda 2 punya kemampuan "menggoda" yang berbeda.

Belum lagi karena di dalamnya pun terdapat student center yang dikemas dengan nuansa dan sentuhan seni yang mampu membuat siapa saja betah.

Selain itu, juga terdapat berbagai fasilitas untuk olahraga, diskusi, dan berbagai hal yang dapat menjawab kebutuhan kalangan milenial.

Tampaknya dapat dimaklumi jika berkaca pada GTM Margonda 1, selama ini yang paling banyak mengincar hunian tersebut berasal dari kalangan menengah ke atas di seputar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Memang, ada sih dari luar Jawa, seperti dari Sumatra atau bahkan Kalimantan, yang juga mengincar hunian ini. Namun sejauh ini, bisa dibilang, sebagian besar pembeli kami berasal dari Jabodetabek," kata Project Director GTM 2 Elvira Wigati.

Saya pribadi cuma terpikir, semestinya dari luar Jabodetabek pun memiliki gairah berinvestasi yang juga tinggi. Sebab, saat melihat dan mendengar seputar apartemen ini, di benak saya cuma terpikir, hunian ini dapat menjadi sasaran investasi paling tepat. Pasalnya, meskipun membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk mendapatkan hunian ini, namun hampir bisa dipastikan dapat membawa keuntungan besar.

Terlebih untuk hunian seperti ini, saya pribadi meyakini takkan hanya jadi buruan kalangan "om-om" yang ingin punya hunian baik untuk anak-anaknya yang menempuh pendidikan di kampus sekelas UI. Namun, kalangan milenial pun saya yakini dapat saja berinvestasi untuk hunian di sini.

"Emang milenial punya duit?" Lha, jangan salah, tak sedikit kalangan milenial hari ini yang memiliki penghasilan yang jauh di atas orang tua mereka sendiri!

Maka itu, menyimak sentuhan seni arsitektur dan berbagai kelebihan ditawarkan apartemen ini, tampaknya tempat ini dapat saja menjadi sasaran kalangan muda yang ingin berinvestasi tanpa menunggu cuan dari orang tua.*

(Sumber Foto: BCC/Monica, Yayat, Deny)


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved