Menggali Liverpool dan Tottenham Jelang Final Liga Champions - TULARIN >

30 Mei 2019

Menggali Liverpool dan Tottenham Jelang Final Liga Champions

Menggali Liverpool dan Tottenham Jelang Final Liga Champions


Liverpool kembali ke final Liga Champions, dan kali ini akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur, di stadion milik Atletico Madrid, Wanda Metropolitano, Sabtu (1/6/2019) waktu setempat.

Tentu saja, bayang-bayang musim lalu masih menggelayuti benak para pemain Liverpool. Pasalnya, pada musim 2017/18 tersebut, mereka juga berhasil lolos ke final namun The Reds belum cukup mampu membendung keganasan Real Madrid.

Saat itu hanya Sadio Mane yang mampu menyumbang gol untuk The Reds, tak cukup untuk membayar gol-gol Madrid yang lahir dari Karim Benzema dan Gareth Bale.

Sekarang, apakah Liverpool akan menampilkan sesuatu yang lebih baik atau akan mengulangi kejadian musim lalu?

Kalau melihat torehan laga-laga terakhir, terutama lima laga terkini di Liga Primer sejak tahun 2017, Liverpool terlihat lebih dominan.  Bahkan The Reds sempat mencatat kemenangan di markas Tottenham pada putaran pertama liga musim 2018/19 ini.

Begitu juga di pertemuan kedua, lagi-lagi Liverpool berkuasa dengan skor setara sebelumnya, 2-1.

Namun Tottenham pun tak dapat diremehkan begitu saja. Pasalnya, selain sempat menahan imbang Liverpool di Anfield (2-2) pada putaran kedua musim 2017/18, mereka juga sempat mencatat kemenangan besar pada 2017 silam.

Anda pecinta Liga Primer tentu saja  belum lupa bagaimana Tottenham menggebuk The Reds, dengan skor telak 4-1. Harry Kane (dua gol), Son Heung-Min, Dele Alli jadi aktor di balik kemenangan tersebut.

Pertanyaannya, apakah mereka dapat mengulangi momen 2017 tersebut? Rasanya nyaris tidak mungkin jika melihat rekam jejak terkini, dalam dua putaran Liga Primer, Liverpool selalu keluar jadi pemenang.


Satu hal yang juga patut digarisbawahi adalah Roberto Firmino selalu berperan dalam dua catatan kemenangan The Reds atas Tottenham musim ini.

Sebut saja pada pertemuan pertama musim ini, Firmino mencetak gol di menit ke-54, setelah rekannya Giorginio Wijnaldum lebih dulu membobol gawang lawan di menit ke-39.

Sementara di pertemuan kedua, Firmino mampu mengoyak gawang Hugo Lloris pada menit ke-16. Meskipun Tottenham mampu membalas lewat Lucas Moura di menit ke-70, namun gol bunuh diri Toby Alderweireld di menit akhir kembali menandai kemenangan Liverpool.

Lima Laga Terakhir Liverpool-Tottenham Hotspur
Minggu31/03/19Liga PrimerLiverpool2 - 1Tottenham HotspurView eventsMore info
Sabtu15/09/18Liga PrimerTottenham Hotspur1 - 2LiverpoolView eventsMore info
Minggu04/02/18Liga PrimerLiverpool2 - 2Tottenham HotspurView eventsMore info
Minggu22/10/17Liga PrimerTottenham Hotspur4 - 1LiverpoolView eventsMore info
Minggu12/02/17Liga PrimerLiverpool2 - 0Tottenham Hotspur

Di luar cerita laga-laga terkini, dominasi Liverpool pun terlihat dari rekam jejak kedua tim sepanjang sejarah. Dari 170 pertemuan kedua tim sejak 1909, Liverpool telah 79 kali mengalahkan Tottenham. Sebaliknya, Liverpool hanya kalah oleh tim tersebut sebanyak 48 kali. Di samping, juga terdapat 43 laga yang berakhir imbang.

Dari 170 laga tersebut, Liverpool dengan Tottenham baru dua kali bertemu di pertandingan tingkat Eropa. Tepatnya pada semifinal Liga Europa 1972/1973, namun Tottenham mampu memetik kemenangan 2-1 di leg kedua, setelah pada leg pertama kalah 0-1.

Juga jika mengacu ke Liga Primer di mana kedua tim telah bersua dalam 152 laga, The Reds telah 71 kali menampar Tottenham. Sebaliknya, pasukan Anfield itu sendiri hanya 42 kali tumbang oleh rival asal London tersebut.

Salah satu persoalan serius dihadapi Tottenham kali ini adalah kondisi Kane yang belum sepenuhnya pulih sejak cedera di pergelangan kaki. Bagaimanapun, pemilik 24 gol dan enam assist musim ini adalah senjata penting bagi tim asuhan Maurico Pochetino tersebut.

Di pihak lain, Sadio Mane sebagai andalan Liverpool dan sudah menyumbang 17 gol dalam 24 laga, menegaskan timnya pun sudah menyiapkan diri semaksimal mungkin. "Saya sendiri sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi salah satu laga terbesar dari laga-laga yang sudah kami hadapi," kata dia.

Mane juga menegaskan optimismenya bahwa Liverpool akan tetap menunjukkan kualitas terbaik di laga ini. "Kami pernah menumbangkan banyak tim besar," kata pemain yang juga mencatat satu gol di final Liga Champions musim lalu.

Saat ditanya bagaimana pencapaian timnya sejauh ini, Mane pun terbuka berbicara apa adanya. "Kami memiliki target, tentunya. Ingin memenangkan liga sekaligus Liga Champions, misalnya," kata dia, melansir Worldfootball.net.  "Namun kami gagal juara di liga, tapi kami masih punya satu trofi untuk dikejar. Jadi, kami akan memberikan segalanya untuk meraih ini."*** (Tim/Dbs)

Editor: Zulfikar Akbar

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved