Kalangan Muda dan Kebutuhan Coworking Space hingga Apple Academy - TULARIN >

19 Mei 2019

Kalangan Muda dan Kebutuhan Coworking Space hingga Apple Academy

Kalangan Muda dan Kebutuhan Coworking Space hingga Apple Academy

TULARIN | JAKARTA - Pembangunan coworking space atau ruangan kerja untuk lintas organisasi dan perusahaan, tampaknya juga menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah. Sebab, hal ini diyakini sangat membantu untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak muda agar lebih kreatif dan inovatif.

Gelagat itu semakin terlihat saat Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membicarakan tentang milenial dan tren industri digital, Jumat (17/5/2019).

Menurutnya, teknologi di era revolusi industri 4.0 berbeda dengan era sebelumnya. “Dalam revolusi industri 4.0, perkonomian tidak lagi berbasis kepada modal tetapi berbasis kepada sumber daya manusia,” Menperin Airlangga mengingatkan.

Lebih jauh, ia juga menyebutkan bahwa pemerintah terus mengajak kalangan muda di seluruh Indonesia, supaya bisa mendapatkan kesempatan yang sama. Terutama, untuk berkontribusi dan ikut berperan aktif dalam era industri digital.

“Industri 4.0 mendorong pemerintah melakukan empowering human talents. Jadi, terpacu untuk fokus memperkuat generasi muda kita dengan teknologi dan inovasi,” ucap tokoh kelahiran 1 Oktober 1962 tersebut.

Terkait keberadaan coworking space, kata alumnus Universitas Gajah Mada ini, dapat menciptakan talenta-talenta anak muda yang mampu bersaing di era industri digital. Maka itu, upaya ini telah dilakukan di beberapa daerah melalui kerja sama dengan universitas.

Sejumlah daerah yang sudah memiliki coworking space tersebut, antara lain di Bandung, Batam, Bali, Makassar dan Palu.

“Coworking space inipun akan didorong dengan palapa ring dan digitaliasasi infrastruktur, yang ditargetkan bisa selesai sampai ke Papua. Kalau ini bisa berjalan, saya optimistis talenta-talenta di daerah bisa tumbuh, terutama yang dekat dengan universitas,” terangnya.

Apple Academy
Pemerintah pun berusaha lebih gigih agar dapat menciptakan anak-anak muda bertalenta di era ekonomi digital. Salah satu di antaranya adalah dengan mendorong pendidikan-pendidikan yang sifatnya kelas dunia. Salah satunya melalui Apple Academy yang bekerjasama dengan Binus University di BSD City, Serpong, Tangerang, Banten.

“Program di Apple Academy ini ditargetkan dapat menghasilkan 200 lulusan dalam satu tahun," Airlangga menegaskan. "Dalam satu tahun program pendidikan mereka bisa menjual produknya di App Store (toko aplikasi di perangkat Apple), sehingga masuk langsung ekspor dalam ke global market.”

Selain itu, menurutnya, Apple Academy yang kedua akan dibangun di Surabaya bekerjasama dengan Ciputra University, dan yang ketiga di Nongsa, Batam.*** (TIM)

Editor: Zulfikar Akbar



Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved