Detik-detik Hadapi Barca di Final Piala Raja, Valencia Bisa Jadi Penguasa - TULARIN >

25 Mei 2019

Detik-detik Hadapi Barca di Final Piala Raja, Valencia Bisa Jadi Penguasa

Detik-detik Hadapi Barca di Final Piala Raja, Valencia Bisa Jadi Penguasa


Di Stadion Benito Villamarin, dua klub legendaris Spanyol akan bertarung di final Copa Del Rey (Piala Raja). Sabtu (25/5) waktu setempat atau Minggu (26/5) dini hari WIB, Barcelona yang sudah memastikan juara di La Liga, berhadapan dengan Valencia yang baru saja menempati posisi keempat di ajang tersebut.

Satu catatan menarik dari pertemuan kedua tim ini adalah fakta sepanjang musim ini, bahwa keduanya sama-sama belum pernah kalah satu sama lainnya. Pasalnya, dalam dua putaran liga, laga kedua tim selalu berakhir seri.

Di putaran pertama berakhir 1-1, pada 8 Oktober lalu. Sedangkan di putaran kedua yang berlangsung di markas Barca, Camp Nou, lagi-lagi berakhir imbang, 2-2.

Namun ada catatan menarik dari laga terakhir di markas Los Azulgrana. Pasalnya pasukan Los Che sebagai tim tamu tidak terlihat rendah diri di kandang lawan.

Saat itu, Kevin Gameiro mampu melesakkan bola ke gawang Marc Ter Stegen di menit ke-24. Umpan Rodrigo Moreno saat itu sangat membantu Gameiro mencatat gol pertama di Camp Nou.

Berselang delapan menit, Valencia lagi-lagi mencatat gol ke gawang Barca. Namun kali ini terjadi lewat titik putih yang dieksekusi oleh Dani Parejo.

Barca diuntungkan dengan pelanggaran tim tamu, hingga mendapatkan hadiah penalti di menit ke-39, yang dieksekusi Leo Messi. Assist Aleix Vidal di babak kedua, lagi-lagi membuahkan gol lewat Messi. Namun hanya terhenti di situ, hingga laga berakhir dan masing-masing hanya mencatat satu poin.

Tentunya, dari laga terakhir itu cukup menunjukkan kepercayaan diri yang sangat besar dimiliki oleh tim "Los Che". Bisa dipastikan, ini merupakan modal penting bagi anak asuh Marcelino Garcia Toral, termasuk di laga final kali ini.

Barca menunjukkan kelemahan karena masih mengalami "Messidependensia" saat menghadapi tim sekelas Valencia. Maka itu, jika di laga final ini tidak ada pemain lain yang memiliki kemampuan mengambil peran sebagai pencetak gol, Barca dapat saja menelan kesulitan serius. Bukan mustahil, mereka akan kalah dan harus melepaskan gelar Piala Raja kepada Valencia.

Kedua tim, sebelumnya sudah 19 kali saling berhadapan di ajang Piala Raja. Dari seluruh laga itu, lagi-lagi Valencia menunjukkan bahwa mereka punya catatan istimewa menghadapi Barca. Meskipun 10 kali Los Che kalah, namun dalam sembilan laga lainnya, mereka tak terkalahkan--lima kali menang dan empat kali imbang.

Catatan lain yang juga pantas untuk disimak adalah fakta bahwa mereka sudah tiga kali bersua di laga final. Pertama pada musim 1951/52, musim 1953/54. dan 1970/71. Dari ketiga laga itu, Barca membutuhkan waktu ekstra untuk menumpas Los Che dan meraih gelar. Sedangkan di pertemuan kedua pada tahun 1954, Valencia keluar sebagai juara, dengan skor telak 3-0.

Valencia punya potensi untuk dapat mengulang kembali nostalgia era 1950-an. Terlebih lagi, menjelang laga kali ini, terdapat sederet pemain andalan Barca yang mengalami masalah fisik.

Teranyar, Nelson Semedo yang merupakan andalan di lini belakang, mengalami cedera. Sebelumnya sudah terdapat Luis Suarez, Marc-Andre ter Stegen, Philippe Coutinho, Ousmane Dembele, dan Kevin-Prince Boateng yang masuk ke dalam daftar pesakitan.

Messi sendiri sempat memberikan pernyataan terkait laga lawan Valencia kali ini. "Memang, banyak yang mengatakan bahwa kami sudah patah arang di Piala Raja, tapi kami tak ingin begitu--menyerah," kata pemain asal Argentina ini. "Tim ini akan tetap bertarung, agar bisa meraih semua gelar, dan inilah kewajiban para pemain Barca tiap musim."

Sementara di pihak Valencia, Parejo mewakili optimisme rekan-rekannya. "Sebuah misi sudah kami tuntaskan--meraih posisi keempat di liga," katanya, menyinggung pencapaian timnya. "Sekarang, hanya tersisa satu lagi yang mesti kami tuntaskan--menjuarai Piala Raja."

Satu hal yang mesti sangat diperhitungkan dari Valencia adalah kekuatan lini belakang mereka. Pasalnya, berdasarkan catatan di liga, rapor mereka lebih baik dibandingkan Barca. Hanya kebobolan sebanyak 35 kali, saat Barca kemasukan 36 kali sepanjang liga musim ini.

Artinya, hanya jika Barca mampu memastikan kekuatan lini depan tetap sebaik perjalanan mereka di liga musim ini, terbanyak dari 20 tim (90 gol), ada kemungkinan mereka dapat melumpuhkan Los Che. Namun dengan masalah di lini depan menjelang final Piala Raja, ada gelagat, final kali ini akan menjadi milik Valencia. Bagaimana menurut Anda?*** (TIM)

Editor: Zulfikar Akbar


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved