Menggali Young Lex dari Kacamata Iwa K sampai Ernest Prakasa - TULARIN

15 Maret 2019

Menggali Young Lex dari Kacamata Iwa K sampai Ernest Prakasa

Menggali Young Lex dari Kacamata Iwa K sampai Ernest Prakasa

Iwa K sebagai legenda rap nasional  rajin menyimak fenomena kekinian - Foto: Brilio
"Lu gimana ngeliat sosok Young Lex, Kang?" Pertanyaan itu beberapa kali kulempar ke Iwa K yang memang sering jadi teman bertukar pikiran soal pemandangan-pemandangan kekinian. Terlebih, bagiku pribadi sebagai penikmat rap, Iwa adalah acuan, tak terkecuali saat sekadar bertukar pikiran.

Belakangan ini juga yang kutanyakan lagi ke legenda rap nasional tersebut saat nama Young Lex (YL) kian melambung. Terlepas ada selentingan miring tentang kedua figur ini, aku sendiri memilih melihat bahwa kedua sosok ini sama-sama sosok rapper baik.

Mereka sama-sama memiliki kepribadian dan karakter yang menarik. YL istimewa karena punya pikiran jauh ke depan di usianya yang terbilang sangat muda, sedangkan Iwa K memang sosok matang yang sudah melewati berbagai pengalaman hingga membuatnya sangat terasah.

Selain itu, tentu saja, jika YL sempat menyayangkan pendidikan yang terbatas, sementara Iwa K sendiri terbantu dengan kesempatan mengenyam pendidikan hingga bangku kuliah.

Sebagai pribadi, tentu saja, aku lebih mengenal Iwa K, karena selain sebagai pemain lama di dunia musik rap, juga karena ia ada di komunitas sama denganku, Komunitas Lingkar Gagasan.

Banyak hal acap kudiskusikan dengannya. Sedangkan dengan YL memang belum pernah berdiskusi atau bahkan bertemu sama sekali.

Namun apa yang jadi perhatianku dari sosok YL adalah isi pikirannya. Dari bagaimana ia melihat tren kekinian, keberaniannya "berlaga" di dunia entertainment yang memiliki persaingan, caranya mencuri perhatian publik, dlsb. Dan, apa yang paling memikat bagiku pribadi dari sosok YL ini adalah kecintaannya yang sangat besar terhadap ibunya.

Bahkan, mungkin Anda juga pernah melihatnya, saat di salah satu acara TV: Hitam Putih, ia sempat mengeluarkan air mata saat berbicara tentang ibunya.

Sebagai laki-laki, apa yang kupahami sejauh ini, biasanya jika seorang laki-laki mencintai ibunya maka ia akan sangat bisa menghargai perempuan di sekitarnya, entah teman atau pacar, atau juga istrinya.

Namun terkait YL sendiri, memang ada paradoks yang kutemukan terkait dengan hubungannya dengan perempuan. Sebab salah satu pacarnya yang sempat kukontak untuk memberikan pandangan tentangnya, justru menampik pandanganku. "I know everything about him, but nothing good inside him!"

Well. Aku juga tidak bisa menghakimi salah satu sosok yang pernah jadi pacarnya tersebut. Sebab, selain mereka sama-sama muda, keduanya pun masih sama-sama memiliki sudut pandang masing-masing. Terlebih mereka sudah sama-sama saling mengenal.

Terlepas, dalam keyakinanku sendiri, tidak ada yang sepenuhnya tidak baik. Bahkan dari seorang pelaku kriminal pun biasanya tetap ada sisi baik, walaupun mungkin ia jadi penjahat karena lebih memilih menonjolkan sisi buruknya.

Oh, iya. Tulisan ringan ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk bergosip. Ini adalah cerita tentang sisi baik, yang memang kuharap bisa meninggalkan pesan baik bagi siapa saja yang sempat membaca catatan kecil ini.

Maka itu, dalam menelusuri sosoknya, selain membuka video-video tentangnya di YouTube, juga mengontak beberapa figur yang kukenal pernah dekat dengannya. Termasuk Ernest Prakasa, komika dan juga pemain film, yang sekaligus pernah berkolaborasi dengannya.
Ernest saat berkolaborasi dengan Young Lex - Foto: Lip6.com


Ernest memberikan pujian terhadap YL karena memang sudah pernah bekerja sama dengannya.  "Secara profesional, kita pernah satu film bareng," kata komika yang juga rajin menyorot fenomena-fenomena sosial politik tersebut. "Orangnya sangat profesional."

Soal banyaknya orang di luar fans YL yang acap mem-bully musisi berlatar belakang YouTuber tersebut, menurut Ernest adalah hal yang lumrah.

"Young Lex, seperti halnya YouTuber lain yang suka sensasi ... buatku sih berkarya adalah hak masing-masing. Ga perlu di-demonize," kata Ernest lebih jauh. "Kalo gak suka, ya, gak usah dinikmati kontennya. Mereka berhak berekspresi."

Tampaknya, meskipun pernah dekat karena pernah berkolaborasi bersama, Ernest pun berusaha objektif untuk melihat Young Lex dengan segala fenomena melingkarinya. Bahkan ia secara terbuka mengaku melihat ada beberapa lagu karya YL yang memiliki kemiripan persis dengan beberapa lagu luar negeri.

Ya, bukan rahasia, sosok Ernest adalah figur yang terkenal suka berbicara apa adanya. Tidak sungkan-sungkan, dan bukan sosok yang gemar bermanis-manis di depan hal yang ia yakini ada yang menabrak satu nilai penting: kejujuran.

Maka itu, Ernest pun secara terbuka menunjukkan harapannya, supaya YL dapat melahirkan karya yang murni dan orisinil. Logis, lantaran seperti diutarakan Ernest sendiri, dari sisi profesionalime, YL adalah sosok yang profesional. Akan lebih "wah" jika YL mampu menciptakan suatu karya yang lebih khas dan orisinil.

Sebab, Ernest menilai, kemiripan suatu karya, semisal musik rap, tak dapat dikatakan kebetulan. Ya, sekali lagi, tampaknya komika ini memang berharap supaya kejujuran dan integritas dalam berkarya pun dapat menjadi nilai yang dipegang erat, entah oleh musisi, YouTuber, atau siapa saja. "Tapi, ya udahlah (kalau misal ada yang berpikir bahwa integritas tidak terlalu penting, pen)," katanya.

Seperti halnya Ernest, Iwa K pun terlihat berusaha objektif dalam melihat sosok YouTuber yang juga merambah musik rap. Terlepas berbagai kekurangan sebagai manusia, rapper senior tersebut lebih memilih melihat sisi positif yang memang masih banyak yang bisa dikembangkan dan semakin melejitkan YL.

"Ada sisi positif pergerakan YL yang gua lihat. Semisal saat beberapa tahun yang lalu dia membuat 'gaduh' dengan statement-nya yang terkesan 'ngedis" rapper 1990-an. Reaksi datang dari beberapa rapper 1990-an, dan juga banyak pelaku hiphop baru," Iwa berkisah. "Di sinilah gua ngeliat ada gairah di dunia hiphop yang membesar, baik dari penikmat maupun penggiat."

Menurut Iwa, apa yang dilakukan YL dan reaksi yang muncul saat itu memang sesuatu yang positif. Tidak sekadar membuat YL sendiri kian melejit dan semakin mencuri perhatian. "Tapi, 'ombak' itu--bukan sekadar riak--membesarkan hiphop lokal di banyak daerah di Indonesia."

Melihat dampak positif itu juga, menurut Iwa, hingga ia sendiri memilih untuk tidak terlalu reaktif.

"Ya, makanya gua gak mau terlalu bereaksi untuk against YL. Gua lebih memilih berselancar aja di ombak yang ada," katanya.

Sementara ke sisi pribadi YL sendiri, tampaknya hanya Deddy Corbuzier yang pernah menggalinya dengan cukup dalam di acaranya, Hitam Putih. Tidak kurang dari dua kali Deddy menjadikan Young Lex sebagai bintang tamu acaranya.

Deddy terbilang sukses menggali berbagai sisi positif dari sosok bernama lengkap Samuel Alexander Pieter tersebut. Sebab, YL pun bercerita panjang lebar bahwa perjalanannya menuju puncak kariernya sebagai YouTuber sekaligus rapper, menjalani liku-liku yang panjang.

Ia sendiri pernah menjajal usaha jualan nasi uduk, jadi office boy, dilakoni sembari tetap menatap ke mimpinya yang ingin berkarier di bidang yang dicintainya. Sampai akhirnya ia benar-benar mencapai ketenaran, finansial, dan sebagainya.

Lagi, dari sisi perjalanan karier, sosok YL terbilang mampu meninggalkan jejak yang menginspirasi. "Terutama bagi fans dan juga rapper-rapper lokal," kata YL. Di samping, ia pun memperlihatkan kepribadian yang baik sebagai anak, lantaran memiliki kecintaan sangat dalam terhadap ibunya.

Bagaimana dengan fakta bahwa ia penuh dengan kontroversi dan sensasi yang acap dibilang tanpa henti? Ya, siapa saja bebas untuk melihat sisi baik atau buruk dari seseorang. Tak terkecuali di jagat internet, tidak sedikit warganet yang menghujat dan mem-bully-nya.

Di sini pun ia menunjukkan daya tahan yang kuat sehingga berbagai hantaman itu tak mengusiknya, dan ia tetap dapat fokus memupuk kariernya.

Ini juga yang, dalam bincang-bincang dengan Iwa K, rapper senior itu pun senada dengan Ernest Prakasa. Namun, Iwa lebih memilih mendefinisikan seorang YL sebagai sosok, "Smart and hard worker!" kata rapper asal Bandung tersebut.

Selain, karakter seorang YL tampaknya cukup menggambarkan karakter seorang rapper, yang juga pernah digambarkan Iwa dalam salah satu lagunya. "Bebas, lepas, kutinggalkan saja semua beban di hatiku. Melayang ku melayang jauh. Melayang dan melayang..."***











Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved