Apakah Kita Benar-benar Kenal Ulama? - TULARIN >

19 Desember 2018

Apakah Kita Benar-benar Kenal Ulama?

Apakah Kita Benar-benar Kenal Ulama?

Terkadang, kita larut ke dalam perasaan bangga ketika berhasil mencitrakan diri sebagai pecinta ulama. Namun bagaimana ulama dan mana saja yang benar-benar ulama, tidak benar-benar kita kenali.
Kita acap terjebak ke dalam perasaan bahwa asalkan seseorang bisa menyemburkan banyak kalimat berbau agama, begitu saja kita sebut ulama.
Kita acap terjerat oleh kesimpulan bahwa asalkan seseorang cerdas dalam memamerkan dirinya dibalut jubah ulama, kita lantas mengangguk begitu saja bahwa itu adalah ulama.
Padahal kita tahu, bagi tiap Muslim, ulama itu menjadi "model". Ketika kita ingin menjadi lebih baik, kita akan melihat mereka; dari cara berpikir hingga dalam bertindak.
Ibarat kita mendirikan bangunan, ada gambar yang menjadi contoh, sebuah bangunan ingin dibangun seperti apa. Jika gambar yang benar, pasti bisa menghasilkan sebuah rumah yang indah, rapi, tertata, dan nyaman.
Jika gambar yang menjadi contoh justru asal-asalan, maka dapat dipastikan bahwa hasilnya pun hanya sebuah rumah yang asal-asalan.
Nah, sekarang, lupakan sejenak urusan membanggakan diri bahwa sayalah paling menghormati ulama, paling menghargai ulama. Kita gali dan lihat lagi dengan jujur, benarkah kita mengenal ulama?
Sebab tanpa mengenal seperti apa ulama sebenarnya, yang ada hanya menjadikan kita semakin buruk, namun hanya menghibur diri dengan menipu diri sendiri dengan perasaan seolah paling dekat ulama, paling banyak mengenal ulama, sedangkan sifat-sifat dan kelakuan kita sendiri kian jauh dari gambaran pengikut ulama yang benar. Mari.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 TULARIN | All Right Reserved