dunia lain untuk bicara

29 November 2018

Antara Kopi dan Trofi (Catatan di Balik Wings Journalist Award 2018)


Kamis terakhir bulan November, menjadi cerita tersendiri. Tepatnya ada cerita di balik undangan, bukan cerita di balik kenangan. Di balik derasnya hujan mengguyur Jakarta, saya sendiri punya cerita di acara Peluncuran Golda Coffee di Plaza Senayan. Jika Jakarta basah oleh hujan, pikiran dan perasaan saya pun dihujani kegembiraan.

Bagaimana tidak, dalam peluncuran produk dari Wings Food tersebut juga diadakan pemberian hadiah kepada para jurnalis dan penulis blog. Ya, Wings Journalist Award 2018, yang ternyata nama saya menjadi salah satu pemenang, tepatnya di kategori "Best Blog Writing."

Tentu saja, seketika terlupakan bagaimana tadi sempat diguyur hujan, karena berangkat dari kantor di Cikini ke Senayan. Basah kuyup, akhirnya harus pulang dulu ke rumah, sekaligus mengajak anak istri untuk ikut juga ke lokasi acara.

Pengujung tahun penuh kejutan, tentu saja. Persis di pengujung tahun lalu saat saya diganjar penghargaan sebagai Kompasianer of the Year 2017 karena aktivitas saya di Kompasiana, kini pun kembali diganjar penghargaan istimewa Wings Journalis Award 2018.

Ada keharuan membuncah, yang ternyata juga memancar di wajah istri saya yang juga menemani saya ke lokasi. Walaupun saat naik ke panggung, hanya anak saya yang turut saya gendong saat menerima penghargaan tersebut. Ya, persis seperti saat saya menerima Award Kompasiana tahun lalu, si kecil bernama Shadia yang kini tepat tiga setengah tahun kembali naik ke atas panggung. Tentunya dengan harapan, kelak si kecil ini pun bisa menjadi perempuan berprestasi karena terilhami pengalaman masa kecilnya dengan ayahnya.

Shadia sudah terbiasa di acara-acara seperti ini karena memang sepanjang memungkinkan pastilah saya ajak. Sebab tidak lengkap rasanya jika sebuah kebahagiaan hanya dinikmati sendiri.

Ya, seperti aktivitas ngopi yang menjadi bagian acara penganugerahan penghargaan tersebut. Mana ada cerita ngopi yang asik jika hanya dinikmati sendirian saja, bukan?

Begitulah alasan kenapa memboyong anak istri untuk berada di lokasi itu sendiri. Apalagi ini adalah acara yang bertepatan dengan peluncuran varian baru dari perusahaan makanan dan minuman dalam kemasan, Wings Food. Produk diluncurkan adalah Golda Coffee, mengusung tagline "Hadirkan Kemewahan Rasa dan Aroma Kopi Brazil Berstandar Gold!"

Sedikitnya, adalah kaitan antara tagline produk anyar Wings Food ini sendiri dengan apa yang saya rasakan saat menerima penghargaan tersebut. Ya, ini juga merupakan "kemewahan" layaknya nilai yang diusung pada acara ini sendiri. Kemewahan saya rasakan adalah binar haru dan bahagia di wajah anak dan istri saya juga, melihat saya berada di panggung dan menerima penghargaan ini.

Ngomong-ngomong soal kopi, produk Wings Food anyar ini juga mengundang penasaran karena diracik dari kopi yang berasal dari negara yang terkenal sebagai penghasil kopi terbesar dunia, Brazil (KBBI: Brasil).

Sedikit mengapresiasi produk ini--bukan karena sudah dapat hadiah TV segede gaban karena menang Award--tapi sudah bukan rahasia bagaimana kopi Brasil telah menjadi buah bibir, toh? Meskipun kopinya berasal dari Brasil, namun minuman yang baru rilis ini dihargai dengan harga terjangkau, kok. Kalau tak terjangkau, jangan salahkan siapa-siapa jika hati calon pacar Anda pun sulit terjangkau. Nah! Kok jadi ke sini?

Soal kopi anyar ini juga dapat penjelasan sedikit dari Firman Dwi Rachmawan, Product Manager GOLDA, yang menerangkan bagaimana kopi ini sendiri. "Golda Coffee memang kopi kemasan siap saji. Targetnya, pecinta kopi dari kalangan milenial usia kisaran 18 sampai 28 tahun," kata Firman.

Ia juga sempat menjelaskan kelebihan kopi ini dibandingkan dengan kopi lain. "(Perbedaannya) adalah pada keunggulan utama Golda Coffee, karena memadukan perfect blend yang menyatukan aroma kopi Brasil yang kuat dan susu Belgia yang lembut. Jadi saat kita meminumnya pasti terasa aroma nikmat yang khas," kata dia.

Oya, ada hal menarik juga dari acara ini adalah kehadiran beberapa figur publik seperti Alika Islamadina, Valerie Krasnadewi, dan Veronika Krasnasari. Well, ketiga gadis ini bukanlah nama asing lagi, terutama di kalangan milenial. Jika Alika terkenal sebagai penyanyi yang mewakili milenial, sementara Valerie dan Veronika adalah dua bersaudara yang lahir kembar dan sama-sama mampu menembus dunia modelling kelas Asia.

Bagi saya pribadi, di luar penghargaan saya dapatkan, pilihan pihak Wings Food menghadirkan ketiga figur milenial yang naik daun itu juga cukup mewakili sasaran pasar produk anyar ini sendiri: Golda Coffee, yakni kalangan muda aktif.

Apalagi bapak-bapak muda seperti saya nih, ecieee, soal kopi memang menjadi sesuatu yang mengundang penasaran. Bahkan terkadang tanpa hadir ke launching acara seperti hari ini pun, acap juga bereksperimen menjajal berbagai kopi.

Kenapa kopi? Karena di balik kopi tidak hanya ada cerita tentang minuman, namun juga ada soal rasa yang pernah ada. Lha, ini kok malah jadi mirip narasi telenovela? But, begitulah adanya, hanya para pecinta kopi yang bisa menerjemahkan makna dari aroma dan rasa tiap tegukan kopi.

Awas, jangan ngopi sendiri, sebab kesendirian itu adalah sepi yang mengundang nyeri. Kesendirian bisa menjadi luka dan duka. Lha kok bahasa saya jadi bau-bau seniman ini? Kudu ngopi dulu nih!



Posting Komentar
Adbox