dunia lain untuk bicara

16 Mei 2018

Album Windy Ghemary, Oase di Tengah Kabar Panas Terorisme


Dia pernah mendapat julukan sebagai peserta tercantik sepanjang sejarah Indonesian Idol. Ya, dia adalah Windy Ghemary. Setelah sempat lama menghilang dari perbincangan dunia media, kini ia muncul lagi menjelang Ramadan 2018 dengan membawa kejutan sendiri.

Ketika Indonesia sedang dikejutkan dengan serentetan teror mengatasnamakan agama, Windy justru tampil berbeda. Ia menunjukkan wajah lain dari Islam yang membawa kedamaian dan kegembiraan, selain juga membuka keran untuk kreativitas.

"Bagi saya beragama itu memang semestinya membawa hal-hal baik, yang menggembirakan, dan membawa kedamaian," kata Windy. "Saya berharap lewat lagu bisa membawa pesan kedamaian dan kebaikan."

Ya, Windy tampil kali ini dengan single baru religi bertajuk "Keagungan-Mu", yang terbit di bawah naungan Athena Jaya Production (AJP), perusahaan entertainment yang juga turut digawanginya bersama beberapa rekannya.

AJP itu sendiri sudah melakukan berbagai gebrakan, terlepas perusahaan ini sendiri baru berdiri para 20 Februari 2018. Sejak berdirinya, AJP sudah melakukan berbagai event seperti dihelat di Hotel Mercure Ancol, yang juga melibatkan Indah Nefertari.

Selain itu AJP juga pernah melakukan jumpa fans bertajuk meet n greet pada 29 April lalu di BCC Cafe Kensington Kelapa Gading.

Untuk peluncuran album Keagungan-Mu pun, pihak AJP melakukan jumpa pers bertempat di BCC Kensington, dan dihadiri berbagai media massa nasional, termasuk beberapa televisi swasta.

Peluncuran album Windy Ghemari tersebut memang bak oase di tengah kemelut terorisme yang sempat membuat citra Islam memudar.

Ia hadir dengan album religi tersebut, memberikan semacam oase yang memperlihatkan kelebihan Islam sebagai agama yang sejatinya membawa pesan kedamaian dan nilai universal.

"Sebab kedamaian inilah yang semestinya perlu ditebarkan, agar tak ada yang terpikir melakukan hal-hal yang destruktif, yang mengancam, dan merusak," kata Windy, yang juga menyampaikan simpatinya atas kasus teror yang belakangan ini marak. "Semoga kita yang tidak setuju aksi terorisme itu dapat membawa pesan damai, kesejukan, dan memperlihatkan bahwa kita menghargai sesama manusia dengan segala perbedaannya."




Posting Komentar
Adbox