dunia lain untuk bicara

16 November 2017

Jelang Derby, Atletico Makin Memburuk di Lini Serang

Atletico Madrid hanya mengoleksi 16 gol di Liga Spanyol sejauh musim ini, dan inilah yang menjadi beban mereka menjelang El Derbi Madrileno yang akan berlangsung Sabtu (19/11/2017). 

Mereka pun pernah hanya mencatat satu gol dalam lima laga beruntun. Tak ayal, para penyerang Los Rojiblancos pun menjadi sasaran kritikan dari berbagai pihak, terutama para fan. Pasalnya kinerja mereka dinilai jauh dari ekspektasi. Tragisnya, lima penyerang paling diandalkan Diego Simeone bahkan hanya menyumbang tujuh gol.
            
Dari para penyerang tersebut hanya Angel Correa yang telah mencatat empat gol, terbanyak dibandingkan rekan-rekan penyerangnya. Ia telah mencetak gol ke gawang Girona, Athletic Bilbao, Sevilla, dan Villarreal. Sedangkan Antoine Griezmann yang acap dipandang bintang utama justru baru mencetak dua gol di La Liga, hingga merugikan Atletico. Tak ayal jika penyerang dari Prancis itu paling disalahkan di timnya.
            
Para penyerang lain menjadi aman dari kritikan banyak pihak. Terlebih Kevin Gameiro, kompatriot Griezmann dari Prancis, justru baru mencatat satu gol di La Liga, yakni saat berhadapan dengan Celta Vigo di Stadion Balaidos. Dua penyerang lain seperti Luciano Vietto dan Fernando Torres bahkan belum mencetak gol sama sekali dalam dua bulan liga berjalan.
            
Hanya tujuh gol diciptakan para penyerang dari 11 pertandingan, tak pelak menjadi catatan terburuk dalam satu dekade terakhir. Musim lalu saja, para penyerang Los Rojiblancos menciptakan 16 gol setelah memainkan sebelas pertandingan, dan Griezmann sendiri saat itu menyumbang enam gol. Sebelumnya, rekor gol terburuk para penyerang Atletico terjadi saat diisi oleh Griezmann, Mario Mandzukic, Torres, dan Raul Jimenez pada musim 2014/15—delapan  gol per 11 pertandingan liga.
            
Sebaliknya, lini depan Atletico paling banyak menciptakan gol hingga pekan ke-11 adalah saat Diego Costa, David Villa, dan Adrian Lopez masih sama-sama berada di tim tersebut. Pada musim 2013/14, ketiga penyerang itu mampu menyumbang 17  gol dalam 11 pekan La Liga berjalan.
            

Maka itu situasi terkini hanya mirip dengan kondisi pada musim 2005/06, saat Atletico masih bergantung kepada Torres dan tim ini merekrut Mateja Kezman untuk mendampinginya. Dalam 11 laga pertama, mereka hanya mencetak enam gol, atau satu gol lebih sedikit dibandingkan gol dari lini depan Atletico saat ini.
            
Saat Torres meninggalkan Atletico pada 2007 dan berkarier di Liverpool, klub yang berbasis di Madrid ini kembali membaik di lini depan. Sergio “Kun” Aguero dan Diego Forlan yang mengisi garis depan Los Rojiblancos selalu mampu mencetak lebih dari tujuh gol per 11 pertandingan mereka mainkan. Bahkan Forlan sempat berada di puncak Pichichi pada musim 2008/09 setelah mencetak 32 gol dari 33 laga. Sepeninggal Forlan, belum pernah ada lagi pemain Atletico yang meraih Pichichi.

            
Terlepas hal kontras itu, El Cholo berkali-kali menegaskan tetap optimistis dengan kemampuan para pemainnya. “Saya masih percaya atas apa yang sedang kami kerjakan, dan (saya pun masih percaya) kepada para pemain saya,” katanya baru-baru ini. “Saya meyakini bahwa tak ada jalan lain untuk berkembang kecuali dengan kerja keras dan optimisme.”***
Posting Komentar
Adbox