dunia lain untuk bicara

25 April 2017

Pakar Otomotif hingga Putri Komedian Indro Bicara Perawatan Kendaraan

Kebiasaan buruk pemilik kendaraan pribadi, sering melupakan perawatan kendaraan yang dimilikinya. Itulah yang menjadi sorotan dalam acara Blogger Gathering bersama Mobil123.com yang merupakan Portal Otomotif No.1 Indonesia bersama Pertamina, Selasa (25/4), di cafe The Hook, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Wajah-wajah yang akrab dengan dunia otomotif turut berada di tengah para wartawan dan blogger di gathering bertajuk "Merawat Kendaraan Semudah Tersenyum."  Sebut saja Arya Dwi Paramita (Corporate Secretary PT Pertama Lubricants), Indra Prabowo yang merupakan Managing Editor Mobil123, Intan Prionggi dari Humas Pertaminalub, dan juga Agung Prabowo yang juga merupakan utusan dari Pertamina.

Tak kalah menarik, di sana juga diramaikan dengan kehadiran putri komedian Indonesia, Indro, bernama Handika Indrajanthy Putrie alias Ipoet Kusumonegoro. Istimewanya
lantaran ia adalah seorang lady-biker berpengalaman dan bahkan akrab dengan moge (motor gede).

Di pihak lain, para peserta acara yang sebagian besar adalah blogger selain juga para jurnalis media mainstream, melemparkan berbagai pengalaman hingga kesan-kesan sebagai pemilik kendaraan.

Tak sedikit dari para peserta yang berterus terang jika mereka sendiri kerap lalai dalam merawat kendaraan yang mereka miliki, terutama sepeda motor.

"Saya selama ini memang memakai saja, dan nyaris tak ada pengetahuan dasar apa-apa bahkan saat akan membawa kendaraan saya ke bengkel," aku seorang ibu-ibu yang mewakili kalangan blogger.

Arya Dwi Paramita sempat memberikan sudut pandangnya bahwa perawatan motor adalah wajib dan mudah dilakukan bagi setiap pemiliki motor agar bisa selalu digunakan setiap saat. 
Servis rutin ke bengkel resmi, misalnya, menurut Arya walau sekedar ganti oli mesin, membersihkan motor setiap hari dengan lap chamois jika tidak terlalu kotor, memastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan, tidak bawa beban atau penumpang berlebihan, menggunakan bensin berkualitas sesuai anjuran pabrikan, memilih lintasan rata dan lain-lain menjadi hal penting diperhatikan.
Mereka yang menjadi pembicara - Dok. Mobil123

"Performa motor ditentukan seberapa apik pemiliknya memperhatikan penggantian oli mesin di samping perawatan baterai. Setidaknya ini langkah awal yang harus kita lakukan jika kita pecinta motor sejati," kata Arya Dwi Paramita.
Agung Prabowo (Technical Specialist Pertamina Lubricants), membagikan banyak tips penting kepada peserta acara bertajuk Merawat Kendaraan Semudah Tersenyum tersebut. Menurut dia, satu hal yang tak boleh disepelekan adalah pengecekan kondisi pelumas. "Sebab oli jelas sangat penting sebagai pelumas komponen mesin, dan membersihkan kerak sisa pembakaran," dia mengingatkan kepada peserta acara tersebut.

Menurut Agung lagi, penggantian oli kerap disepelekan banyak orang, entah karena dalih kesibukan hingga sedikitnya waktu dimiliki. "Padahal itu perlu diganti secara berkala. Sebab oli ini ibarat darah bagi kita manusia," Agung menegaskan lagi.

Terkait oli itu sendiri, Agung menggarisbawahi bahwa perlu bagi pengguna kendaraan agar hanya menggunakan oli yang memang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan terkait.

"Tak kalah penting, kondisi aki pun perlu diperhatikan," Agung menambahkan. "Aki ini tidak boleh melewati batas ditetapkan atau kurang dari itu, sebab akan berpengaruh langsung pada jalannya listrik di kendaraan kita sendiri."

Apalagi, kata dia lagi, motor-motor teranyar yang sebagian besar memang telah menggunakan teknologi injeksi, tak pelak kebutuhan pada perhatian atas aki kendaraan menjadi hal sangat serius. Jika tidak, berisiko membuat pembakaran tidak sempurna hingga motor atau mobil pun akan menghabiskan  bahan bakar lebih banyak.

Perwakilan Pertamina lainnya, Intan Prionggo, juga mewanti-wanti bahwa kemampuan merawat kendaraan tak hanya mencegah kerusakan. "Tapi juga membantu kita agar dapat lebih berhemat, selain juga dapat berkendara dengan nyaman," katanya.
Para peserta menjelang acara usai - Gbr: Zulfikar Akbar


Sementara Ipoet yang sejak kecil telah akrab dengan berbagai kendaraan, tak ketinggalan memberikan masukan penting kepada peserta acara yang sebagian besar memang memiliki kendaraan tersendiri.

Ipoet mengibaratkan perawatan motor itu seperti merawat pacar. Bahkan dia menyebut kendaraannya sendiri tak beda dengan pacarnya sendiri. "Sebab, kendaraan kita pun perlu disayang, diperhatiin, dimanja, dan tak lupa dimandikan," kata dia, mengawali tipsnya.

Selebihnya dia  menyarankan agar pemilik kendaraan tidak melupakan pengecekan ban secara reguler. Pemeriksaan ban dengan teratur penting agar dapat mengetahui tekanan udara ban sepeda motor, dan juga kondisinya masih laik jalan ataukah tidak.

Tak hanya itu, menurut Ipoet, pentingnya pelumas pada kendaraan memang berdampak besar pada kendaraan yang ditunggangi. "Sebab jika ada deposit karbon, maka akan menciptakan hambatan dalam pergerakan internal mesin," kata putri komedian legendaris Indro tersebut.

Persoalan saringan udara pun tak luput dari sorotan Ipoet. Ia menyarankan agar saringan udara selalu diganti pada interval seperti dianjurkan, selain juga perlu meningkatkan pembersihan jika kondisinya sudah terlalu berdebu.

Hal lain yang ditegaskan Ipoet paling vital adalah memerhatikan persoalan mesin. "Sebab mesin adalah jantung bagi motor kita," kata ladybiker ini. Servis motor secara teratur, kata dia, akan menghindarkan motor dari boros bahan bakar. "Ingat agar karburator tetap bersih. Setiap 1500 KM yang kita tempuh, bersihkan pelampung karburator dan juga bagian lainnya.

Begitu juga soal busi, menurut Ipoet, pun perlu dibersihkan terutama per 750 KM untuk motor dua tak dan 1.500 KM untuk tipe empat tak. Kemudian ketika berkendara soal kecepatan harus diperhatikan tak hanya karena soal keselamatan sendiri tapi juga agar tidak merusak kendaraan sendiri. "Jangan pernah mencoba merombak RPM dengan kecepatan tinggi terus menerus karena itu bisa merusak motor," kata Ipoet lagi.

Sementara terkait keselamatan pengendara, Ipoet menyarankan juga untuk tidak meremehkan fungsi rem. "Pastikan agar dapat mengontrol rem agar dapat menahan ban dengan benar," Ipoet memberikan sarannya. "Jika rem terlalu ketat atau terlalu longgar, itu sangat berbahaya."

Ya, Ipoet mengembalikan ingatan kita, ingatan para pengendara yang kerap lupa betapa kendaraan pun membutuhkan perawatan dengan kasih sayang.*



Posting Komentar
Adbox