dunia lain untuk bicara

13 April 2017

Aksi Bagi-bagi Masker, Saat Udara Jakarta Tidak Ramah Lagi


Di jalanan Jakarta, sebagian pengendara motor sudah mengenakan masker guna menjaga agar terhindar dari paparan polusi udara. Sayang, yang tak mengenakan itu justru jauh lebih banyak.

Perhatikan saja jika Anda harus berhenti di lampu merah, akan mudah terlihat bahwa yang bersedia mengenakan masker hanyalah empat-lima orang. Itu juga sudah terlalu banyak, dibandingkan yang memilih tak mengenakannya yang jauh lebih banyak.

Itu cukup menjadi gambaran, bahaya paparan polusi udara terutama bagi pengendara motor belum begitu memasyarakat. Padahal, paparan polusi udara jelas-jelas membahayakan kesehatan manusia.

Ada hal yang terkadang acap tidak digubris mereka yang terbiasa memilih cuek bebek dengan penggunaan masker adalah rentannya mereka mengalami depresi. Itu terjadi karena dampak dari paparan polusi udara yang mendera mereka.

Untuk efek awal yang akan terjadi pada mereka yang terpapar polusi udara adalah pusing, sesak napas, tapi lebih jauh memang dapat menimbulkan depresi.

Risiko mengalami depresi tentu saja bukanlah risiko kecil. Para ahli kejiwaan kerap mencirikan mereka yang mengalami depresi dengan wajah muram, sedih, perasaan tertekan.


Tapi depresi dapat dicegah? Iya, tapi jika penderita dan orang terdekatnya tak mampu mencium gelagat itu dan mengantisipasinya, maka risiko yang di luar bayangan banyak terjadi.

Kasud bunuh diri, kekerasan, atau bahkan keluarga jadi telantar jika penderitanya berstatus ibu, atau bahkan kepala rumah tangga.

Ada hal menarik di tengah fenomena realitas depresi yang acap disepelekan, ada pihak atau lembaga yang memilih untuk turun tangan.

Mereka yang bersedia terjun untuk mengampanyekan risiko-risiko yang bisa berdampak ke psikologis juga dilakukan Mobil123.com yang terkenal sebagai Portal Otomotif No.1 di Indonesia.

Bekerja sama dengan berbagai pihak, Mobil123.com mengadakan kegiatan sosial "Mask for Bikers".

Di acara itu, sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada pengguna sepeda motor yang melintasi Jalan Raden Inten 2, Buaran, Jakarta Timur.

Rangkul komunitas sepeda motor
Tak kurang dari 15 biker dari lima komunitas sepeda motor turut terlibat dalam aksi tersebut. Kecintaan mereka pada aktivitas bersepeda motor tak mengurangi kegemaran mereka dalam menunjukkan kepedulian. Ini hal sangat humanis, tentunya.

 Dalam kegiatan bertajuk mask for bikers melibatkan  komunitas dari Journalist N-Max Club, Suzuki GSX Club Indonesia, Ninja Injection Owners, Jakarta Max Owner Club, dan tak ketinggalan Vario Owner Medias).

Pada aksi bagi-bagi masker di persimpangan Buaran, Jakarta Timur, dimulai pukul 16.00 – 17.00 WIB. Selanjutnya mereka turut membagikan seribu masker kepada para pengguna jalan.

Tentu saja, aksi itu menjadi magnet tersendiri bagi publik yang melintasi lokasi tersebut. Tak jarang para pemotor akan menghampiri dan mengambil masker itu dengan inisiatif sendiri.

Regia Glamouria, Direktur Mobil123.com dan Otospirit.com, menjelaskan jika kegiatan ini dilakukan tak lepas dari misi untuk menyambut Hari Kesehatan Dunia yang setiap tahunnya pada 7 April diperingati oleh seluruh penduduk bumi. Untuk tahun ini, tema global Hari Kesehatan Dunia adalah “Depression: Let’s Talk”.

“Kami merasa masalah depresi ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami telah memutuskan untuk fokus Hari Kesehatan Dunia 2017 dengan menggelar kegiatan yang mengarah pada kesehatan lebih baik dengan membagikan masker kepada pengguna sepedamotor,” kata Regia Glamouria di Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Di 2015, WHO mencatat lebih dari 300 juta orang menderita depresi atau setara dengan 4,4 persen dari populasi dunia. 

Hampir setengah dari orang-orang ini hidup di wilayah Asia Tenggara dan Kawasan Pasifik Barat. Dan 3 juta kematian per tahun akibat terpapar polusi udara, di mana 90 persen kematian banyak terjadi di negara berkembang.

Menurut Regia, kegiatan ini dilakukan untuk menghindari pengguna sepedamotor terpapar polusi udara yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor, di mana dampaknya akan sangat mengganggu kesehatan di kemudian hari.

Regia mengingatkan bahwa polusi udara berpotensi mengacaukan pikiran dan merusak kesehatan manusia. "Masker sangat bermanfaat bagi pemotor agar terhindar dari polusi saat berangkat ke sekolah, kampus atau tempat kerja,” ucap Regia.

Hal yang diutarakan Regia memang mewakili fakta yang terjadi di Indonesia. Ada banyak catatan dan statistik yang menyebut bagaimana perkembangan para penderita depresi di Indonesia yang mencapai angka mengkhawatirkan.

Ada tidak kurang dari 9,1 juta orang menderita depresi atau sekitar 3,7 persen dari populasi. Dan itu terjadi di Indonesia.

Maka itu, beberapa tahun terakhir, perhatian lembaga di bawah PBB pun mulai mengarah kepada masalah depresi tersebut. Bahkan per Oktober 2016, World Health Organization (WHO) meluncurkan kampanye satu tahun untuk memastikan banyak orang yang terkena depresi di semua negara harus mendapatkan bantuan. 

Maka itu, bagi pihak Mobil123.com, kegiatan bagi-bagi masker ini ditujukan sebagai bagian partisipasi mereka mewujudkan program WHO.*



Posting Komentar
Adbox