Membincangkan Kerinduan Laut kepada Pantai


menepikan rindu adalah kemustahilan menggeser matahari dari pundak langit jauh sebelum senja menjelang
sedangkan menepikan aroma rambutmu adalah kemustahilan meniadakan malam setelah siang datang

berbicara rindu adalah membincangkan pantai dengan sekian ribu buih dan riak
maka memaksa ia bungkam adalah ketidakmungkinan menghentikan gerak laksa ombak

lantas, kenapa pula kau masih ingin tanyakan seperti apa rinduku
jika kau sudah melihat gerak ombak dan geliat angin yang masih menderu itu

sanggar dua meter, jakarta, 27 des 11
(Ilustrasi: Angscript)
Membincangkan Kerinduan Laut kepada Pantai Membincangkan Kerinduan Laut kepada Pantai Reviewed by Zulfikar Akbar on Desember 27, 2011 Rating: 5

1 komentar:

kupu kupu senja mengatakan...

ehmmmmm aroma rambut?
aq botak bang wkwkkwkw
nice poem brother :D
sukaaaaaaaaaaaaaaa :)

Diberdayakan oleh Blogger.